Blog ini berisi berbagai informasi dan opini yang bersumber dari kutipan berbagai media massa baik internet, TV, Radio, dan Surat Kabar. Konten kemungkinan berisi informasi tidak akurat atau salah, karena berdasarkan berita, rumor, gosip, kabar burung, selentingan, bisik-bisik dan pendapat para naraBlog di dunia maya. Semua isi yang di Posting di blog ini adalah hak cipta masing-masing pemilik.

Seorang Pria Mencekik Bocah 13 Tahun Karena "Membunuhnya" Dalam Game Online

Sabtu, 01 Oktober 2011

wandinews.com - Seorang pria setengah baya mencekik anak sekolahan setelah karakter online-nya tewas dalam permainan Call Of Duty. Mark Bradford (46), menjadi sangat marah ketika ia ditembak mati dalam game simulasi perang oleh bocah berusia 13 tahun tersebut, dan kehilangan kendali saat sang bocah mengejeknya akibat kekalahan itu.

Pria pengangguran dengan tiga anak ini kemudian keluar dari rumahnya di Plymouth, Devon, mencari sang anak ke rumah temannya dan mencekik keher anak tersebut.

Diketahui, keduanya bermain sebuah game simulasi perang online Call Of Duty: Black Ops, secara online, dan berbicara terhadap satu sama lain dengan menggunkan menggunakan mikrofon.

Serangan tersebut akhirnya berakhir ketika ibu sang bocah menarik Bradford dari sang anak, yang meninggalkan leher sang anak tergores dan kemerahan.

“Aku hanya duduk bermain. Kami sedikit bercanda dan kemudian ia menyerbu masuk dan mencekik saya.” tutur bocah yang identitasnya tidak dapat disebutkan.

“Sangat menyedihkan bahwa pria dewasa berani menyerang anak tak berdaya seperti ini. Jika Anda tidak dapat menerima kekalahan dari seorang anak, maka Anda tidak harus bermain game.” tutur ibu sang bocah.

Hakim Pengadilan Plymouth, Rees, menjatuhkan hukuman bersyarat selama 12-bulan kepada Bradfort, serta diperintahkan untuk membayar denda atas perbuatannya.

Sumber : dailymail

Inilah Busana yang Terbuat dari 3000 Puting Sapi

wandinews.com - Busana yang terbuat dari 3000 puting sapi dan lembu ini tengah menjadi kontroversi. Busana yang telah mengagetkan dunia fashion ini mulai muncul pada saat pergelaran London Fashion Week oleh desainer Inggris Rachel Freire. Menurut rencananya busana ini juga disebut-sebut akan muncul pula di Paris pekan depan.

Freire selaku pihak perancang busana ini dikenal sebagai desainer pilihan sejumlah artis ternama seperti Courtney Love dan Beth Ditto namun untuk koleksi musim panas dan musim semi tahun 2012 yang disebut Nippleocalypse menjadi desain yang sangat kontroversial untuk tahun.

Para aktivis hak asasi hewan dan juga anggota parlemen Inggris marah besar atas apa yang dilakukan desainer berusia 32 tahun ini.

"Ini adalah satu dari koleksi busana yang sungguh menjijikkan dan tak berperikemanusiaan," kata anggota parlemen Inggris dari Partai Buruh, Kerry McCarthy, saat diwawancarai People.

Namun, si desainer yang memajang koleksinya di Somerset House membela diri. "Kreasi ini malah memberikan perhatian terhadap hak-hak hewan sendiri. Saya menggunakan bahan itu ketimbang dibuang percuma begitu saja," ujarnya. (karodalnet)

11 Tahun Berjalan Kaki, Pria Kanada Akhirnya Tiba di Rumahnya

wandinews.com - Setelah melalui masa 11 tahun, 46 ribu mil, melewati 64 negara, dan menghabiskan 53 pasang sepatu akhirnya pria berkebangsaan Kanada, Jean Beliveau kembali ke rumahnya dari perjalanan panjang berkeliling dunia.

Beliveau kini berusia 56 tahun, meninggalkan rumahnya saat usianya genap 45 tahun pada 18 Agustus 2000 saat bisnis kecil-kecilan yang dia geluti mengalami kebangkrutan. Saat itu dia meninggalkan dua orang anak yang telah beranjak dewasa dan seorang kekasih, seperti ditulis Orange.co.uk, Jumat (30/9/2011).

Sang kekasih, Luce Archambault terus mendukung aksi sang pacar. Sambil menunggu kedatangan Beliveau dari perjalanan panjang, dia membuat sebuah website, wwwalk.org.

Selama 11 tahun, Beliveau berkeliling dunia, melewati gurun dan pegunungan. Dia mengaku sangat mengagumi Meksiko dalam perjalanannya selama sembilan hari di sana. Saat berada di Meksiko, dia selalu mengenakan turban, demkian pula saat berada di Sudan, dia pun memelihara jenggot.

Saat berada di Afrika, dia pun memakan serangga, seperti warga setempat, di Korea dia juga makan daging anjing. Sementara saat di China, dia pernah makan ular. Saat berada di Filipina, dia mendapat kawalan ketat dari pihak kepolisian.

Dalam situs wwwalk.org, tertulis bahwa misi Beliveau ebrkeliling dunia berjalan kaki adalah untuk perdamaian bagi anak-anak di seluruh dunia. (detikNews)

Berita Menarik

Entri Populer

Follow Us

 

counter stats
.